PERTANIAN ORGANIK



PERTANIAN ORGANIK adalah suatu keseluruhan kegiatan usaha tani dari proses produksi sampai dengan proses pengolahan secara alami dan ramah lingkungan tanpa menggunakan bahan-bahan kimia. 


TUJUAN PERTANIAN ORGANIK
  • menghasilkan produk yang berkualitas tinggi tanpa mengandung bahan kimia atau bebas dari residu 
  • melindungi dan melestarikan keragaan hayati dengan mendorong siklus biologi pada ekosistem pertanian
  • melestarikan budidaya organik dengan mempertahankan dan meningkatkan produktivitas lahan agar tetap subur untuk meningkatkan pertanian yang berkelanjutan
  • mengurangi ketergantungan petani dengan bahan-bahan kimia yang harganya lebih mahal
  • memanfaatkan dan mengoptimalkan sumber daya alam secara lokalita
  • mengembangkan keseimbangan yang harmonis antara produksi pertanian dan peternakan



BATASAN PERTANIAN ORGANIK
  • lokasi, lahan dan tempat penyimpanan terpisah atau jauh dari pertanian anorganik
  • masa konservasi lahan pertanian anorganik ke pertanian organik yaitu untuk lahan tanaman musiman selama 12 bulan dan lahan tanaman tahunan selama 18 bulan
  • bibit atau bebih bukan dari hasil rekayasa genetika, bahan kimia ataupun dengan zat perangsang tumbuh
  • media tumbuh tidak menggunakan bahan-bahan kimia sintetik
  • perlindungan tanaman tidak menggunakan bahan kimia (pestisida, fungisida, herbisida) melainkan dengan pola tanam, rotasi tanaman dan pestisida nabati
  • pengelolaan produk terpisah dari pengelolaan produk non organik dan bahan tidak mengandung zat additive


PERSYARATAN TEKNIS PERTANIAN ORGANIK MENURUT VERSI SNI

Budidaya tanaman
Operator budidaya tanaman harus memenuhi standar dan regulasi teknik produk pangan organik dan mendokumentasikan persyaratan teknis yang minimal mencakup persyaratan umum, lahan, manajemen kesuburan tanah dan nutrien tanaman, benih dan stok bibit, rotasi tanaman, pengendalian hama, pemanenan tanaman liar dan bahan-bahan substansi input.


Budidaya peternakan
Operator budidaya peternakan harus memenuhi standar dan regulasi teknik produk pangan organik dan mendokumentasikan persyaratan teknis yang minimal mencakup kondisi lingkungan peternakan, pakan, suplemen, manajemen kesehatan ternak, sumberdaya stok, dan standar produksi dairy dan telur. 

Pengolahan, penyimpanan, penanganan dan transportasi produk pangan organik
Operator pengolahan, penyimpanan, penanganan dan transportasi produk pangan organik harus memenuhi standar dan regulasi teknik produk pangan organik dan mendokumentasikan persyaratan teknis yang minimal mencakup komposisi, perlindungan produk, pengendalian pest, bahan pengemas dan penyimpanan.

Label, pelabelan dan informasi pasar
Operator produk pangan organik harus memenuhi standar dan regulasi teknik produk pangan organik dan mendokumentasikan persyaratan teknis yang   minimal mencakup penggunaan label, komposisi produk dan kalkulasi persentasi  ingredient produk organik.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar: